Rabu, 28 September 2011

TUGAS DDP (DASAR-DASAR PEMOGRAMAN)


ALGORITMA KEGIATAN SEHARI-HARI:

1.bangun  tidur
2.mandi
3.pakai baju
4.sarapan
5.Berangkat kuliah
6.kuliah
7.pulang kuliah
8.makan siang.
9.istirahat
10.mandi sore
11.makan mlm
12.belajar
13.nonton tv
14.tidur

Kamis, 23 Juni 2011


Sistem bilangan

Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. Ingat, desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.

Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit.  Contoh penulisan : 1101112.

Bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, yang menggunakan angka 0 sampai 7. Contoh penulisan : 178.

Bilangan heksadesimal, atau bilangan heksa, atau bilangan basis 16, menggunakan 16  buah simbol, mulai dari 0 sampai 9, kemudian dilanjut dari A sampai F. Jadi, angka A sampai F merupakan simbol untuk 10 sampai 15. Contoh penulisan : C516.

Konversi bilangan

Konversi Bilangan Desimal ke Biner

n  Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan Biner: Gunakan pembagian dgn 2 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).
n  Contoh: Konersi 17910  ke biner:
179 / 2 = 89 sisa 1   (LSB)
/ 2 = 44 sisa 1
/ 2 = 22 sisa 0
/ 2 = 11 sisa 0
/ 2 = 5 sisa 1
/ 2 = 2 sisa 1
/ 2 = 1 sisa 0
/ 2 = 0 sisa 1 (MSB)
Þ  17910  =  101100112
MSB        LSB

Konversi Bilangan Desimal ke Oktal

n  Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan oktal: Gunakan pembagian dgn 8 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).
Contoh: Konversi 17910  ke oktal:
179 / 8 = 22 sisa 3   (LSB)
/ 8 = 2 sisa 6
/ 8 = 0 sisa 2 (MSB)
Þ  17910  =  2638
MSB   LSB

Konversi Bilangan Desimal ke Hexadesimal

n  Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan hexadesimal: Gunakan pembagian dgn 16 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).
Contoh: Konversi 17910  ke hexadesimal:
179 / 16 = 11 sisa 3   (LSB)
/ 16 = 0 sisa 11 (dalam bilangan hexadesimal berarti B)MSB
Þ  17910  =  B316
MSB  LSB
Dan masih bayak lagi konversi bilangan baik dari binerm oltal, heksadesimal.
Untuk program konversi bisa di download di :

http://www.4shared.com/file/p9ZP0ZzZ/konversi.html

Sabtu, 11 Juni 2011

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int main(){
int i,j,n;
char a[10];
cout<<”Program Graf\n”;
cout<<”Banyak simpul: “;
cin>>n;
for(i=0;i<n;i++){
cout<<”Simpul ke-”<<i+1<<” : “;
cin>>a[i];}
cout<<”Hasilnya : “;
for(i=0;i<n;i++){
for(j=i+1;j<n;j++){
cout<<a[i]<<a[j];
cout<<”, “;}}
getch();
return 0;}
#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;
class geometri{
friend istream& operator>>(istream&, geometri&);
friend ostream& operator<<(ostream&, geometri&);
public:
geometri();
void cetak();
private:
int x[100];
int a,b,n,un,sn;
int jumlah;
};
istream& operator>>(istream& mlebu, geometri& s){
cout<<”Masukkan Suku Pertama :”; mlebu>>s.a; cout<<endl;
cout<<”Masukkan r :”; mlebu>>s.b; cout<<endl;
cout<<”Masukkan Jumlah Suku :”; mlebu>>s.n; cout<<endl;
return mlebu;
}
#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;
class aritmatika{
friend istream& operator>>(istream&, aritmatika&);
friend ostream& operator<<(ostream&, aritmatika&);
public:
aritmatika();
void cetak();
void suku();
void jumlah();
private:
int x[100];
int a,b,n,un,sn;
};
istream& operator>>(istream& mlebu, aritmatika& s){
cout<<”Masukkan Suku Pertama :”; mlebu>>s.a; cout<<endl;
cout<<”Masukkan Beda :”; mlebu>>s.b; cout<<endl;
cout<<”Masukkan Jumlah Suku :”; mlebu>>s.n; cout<<endl;
return mlebu;
}